Beranda / Uncategorized / Kontes Ayam Jago Ekor Lidi Madiun Raya, Merubah Stigma Ayam Aduan menjadi Ayam  Hias Bernilai Puluhan Juta.

Kontes Ayam Jago Ekor Lidi Madiun Raya, Merubah Stigma Ayam Aduan menjadi Ayam  Hias Bernilai Puluhan Juta.

NGAWI , Resensi.co.id – Puluhan pemelihara ayam jantan dari beberapa daerah di Jawa Timur , membawa ayam jago unggulanya untuk berkumpul di Universitas Soerjo Ngawi, Minggu ( 17/5/2026). Ayam dibawa bukan sembarang ayam namun ayam jago jenis bangkok yang berpostur besar dengan keindahan bulu yang menawan serta ekor yang menjuntai panjang.

Mereka tidak datang untuk menggelar sambung ayam, namun mengikuti kontes ayam hias jenis ekor lidi, yang digelar oleh Komunitas Ayam Ekor Lidi Indonesia ( Kopali ) Wilayah Madiun Raya.

Kontes ini sendiri merupakan jilid ke-3 yang diselenggarakan oleh Kopali Jawa Timur setelah Malang dan Lamongan. Ada 67 ekor ayam jago sebagai peserta dalam kontes ini, untuk memperebutkan piala juara dan uang pembinaan.

Menurut Ketua Kopali Jawa Timur, Bambang Supriyo, komunitas ini didirikan dengan tujuaan salah satunya mengajak penghobi ayam jago bangkok untuk hijrah dari kesukaan hobi sambung ayam ke sebuah kontes adu keindahan dan ketangkasan.

“Dengan adanya kontes kami berkomitmen untuk mengajak rekan rekan kami yang masih di ayam aduan untuk hijrah ke ayam hias, dan ini bagian dari bentuk mitra kami dengan kepolisian untuk meminimalisir praktek judi sambung ayam,” kata Bambang usai membuka kontes ini.

Dalam penilaian kontes, juri akan menilai anatomi dan kesehatanya mulai dari kepala, postur, warna, kaki, sayap dan paling utama adalah keindahan ekor. Selain itu juga ada babak ketangkasan yang akan menilai keseimbangan jalan, berlari dan kepatuhan.

“Event ini diikuti oleh 12 perwakilan se-Jawa Timur ada dua babak penilaian yaitu bagian ayam ( badan ) dan penampilan seperti jalanya, lainya fisik seperti kepala, postur, kaki terutama ekor, kemudian penampilan saat berjalan,” kata Ketua Panitia Rendra A G.

Setelah melaui penilaian yang rinci dari dua kelas yang dipertandingkan, akhirnya menempatkan ayam jago asal Kopali Bojonegoro sebagai juara pertama kategori Kelas bobot lebih dari 3,5 kg ( A ) dan Kopali Madiun dari kategori kelas kurang 3,5 kg ( B )

Di Jawa Timur sendiri ada 12 wilayah daerah Kopali yang sekarang sudah berdiri dan akan mengagendakan kontes tahunan secara bergilir dan hasilnya akan ditarungkan di tingkatan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *