Beranda / Ngawi / Jaga Ketahanan Pangan di Sektor Pertanian, Kanang Serukan Petani Ngawi Melek Teknologi dan Regenerasi

Jaga Ketahanan Pangan di Sektor Pertanian, Kanang Serukan Petani Ngawi Melek Teknologi dan Regenerasi

NGAWI, Resensi.co.id – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP, Budi Sulistyono Kanang, melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI kepada masyarakat di desa Gemarang kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, (26/9/2026).

Sosialisasi ini juga digunakan untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah ini terkait kondisi yang dihadapi saat ini, terutama permasalahan ekonomi dan isu ketahanan pangan.

“Pemerintah ingin semua warga negara memiliki daya ketahanan pangan demi menjaga kestabilan ekonominya, karenanya perlu dukungan dari berbagai pihak,” seru Kanang  dihadapan sekitar 100 orang yang hadir di balai tani desa tersebut.

“Berbagai kendala yang dihadapi petani harus menjadi perhatian serius mengingat program swa sembada beras menjadi prioritas bangsa ini, seperti dukungan sarana dan prasarana disamping regulasinya, karena itu saya hadir di sini sebagai bentuk dukungan kepada para petani,” lanjutnya.

Politisi PDIP ini juga meminta agar para petani mampu melakukan regenerasi agar mampu mengimbangi tuntutan industrialisasi pertanian yang lebih modern.

“Penggunaan alat pertanian sekarang membutuhkan kemampuan individu yang bisa adaptasi terhadap perkembangan jaman, apalagi menuju era pertanian modern dimana alat pertanian yang semakin canggih, misalkan dalam hal penggunaan drone, itu harus melek teknologi,” serunya saat menyoroti semakin sulitnya petani mendapatkan tenaga manusia untuk pekerjaan pertanian.

Dihadapan para petani Kanang juga mengapresiasi perjuangan mereka untuk mempertahankan status Ngawi sebagai lumbung padi nasional dan berharap tetap dipertahankan ditengah masifnya pergeseran lahan sawah menjadi kawasan industri.

“Menjaga lahan persawahan sekarang menjadi tantangan, karenanya butuh inovasi agar komoditi pertanian tetap terjaga, belum lagi sulitnya mencari tenaga manusia dalam pekerjaan pertanian dan semakin masifnya industrialisasi yang mengurangi lahan sawah,” harap Kanang mengakhiri sosialisasi ini.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *