Beranda / Magetan / Pencurian Tabung Elpiji 3 Kg Marak di Magetan, Pedagang Sekitar Stasiun Barat Resah

Pencurian Tabung Elpiji 3 Kg Marak di Magetan, Pedagang Sekitar Stasiun Barat Resah

MAGETAN, Resensi.co.id– Seiring isu kelangkaan dan kenaikan harga elpiji non-subsidi, sejumlah pedagang kaki lima dan pemilik warung di sekitar Stasiun Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, resah akibat maraknya pencurian tabung gas elpiji 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir.

Aksi pencurian diduga terjadi pada malam hari dan baru diketahui pada pagi harinya saat para pedagang kembali membuka lapak. Pelaku diketahui merusak pintu maupun pengaman tabung gas secara paksa. Namun, di lokasi kejadian tidak ada barang lain yang hilang.

Salah satu pedagang kaki lima Nisam Budiyawan ( 40 ), mengaku mendapati gembok warungnya dalam kondisi rusak saat hendak berjualan pada Minggu pagi, ( 26/4/2026), setelah diperiksa, tabung gas miliknya telah hilang.

“Pagi hari saat hendak buka warung, gembok pintu rusak, setelah saya buka ternyata tabung gas saya hilang, beruntung tidak barang lain yang hilang,” kata Nisam

Koordinator pedagang warung dan PKL Stasiun Barat, Puji, mengatakan sejak munculnya isu kelangkaan elpiji dalam beberapa pekan terakhir, banyak pedagang yang melaporkan kehilangan tabung gas.

Namun hingga kini, sebagian besar pedagang belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib dan memilih membeli tabung baru agar tetap bisa berjualan.

“Dalam satu minggu kemarin sudah dua warung mengaku kehilangan tabung elpiji, dan sekarang juga ada laporan kehilangan barang yang sama,” kata Puji yang akan mendata para pedagang yang mengaku kehilangan tabung gas.

“Kondisi ini membuat kami resah, meski begitu belum ada pedagang yang melapor ke pihak yang berwajib, dan lebih memilih lekas mengganti tabung gas yang hilang agar cepat berjualan kembali,” terang Puji.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *