Beranda / Ngawi / Terima Kunjungan Atlet Disabilitas, Kanang Memberi Solusi Demi Menjaga Prestasi

Terima Kunjungan Atlet Disabilitas, Kanang Memberi Solusi Demi Menjaga Prestasi

NGAWI, Resensi.co.id – Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PDIP, Budi Sulistyono Kanang, menerima pengurus National Paralympic Committee of Indonesia ( NPCI ) Kabupaten Ngawi di kediamannya Jl.Hasanudin kota Ngawi, Kamis, ( 15/10).

Kedatangan para pengurus NPCI yang juga didampingi oleh Ketua KONI Ngawi, Faisol, ini untuk mendapatkan dukungan dari Kanang atas kondisi beberapa hal terkait pembinaan dan eksistensi atlet disabilitas yang bernaung dalam organisasi ini.

“Kami ingin agar NPCI mendapat perhatian lebih serius karena menyangkut pembinaan para atlet seperti halnya KONI, diantaranya peningkatan sarana dan prasarana, pendanaan hibah dan pembinaan lainya,” kata Ketua NPCI Ngawi, Sunarto.

Bagi Narto pentingnya mencari dukungan seperti bertemu wakil rakyat ( anggota DPR ) akan lebih menyemangati para atlet disamping mencari jalan keluar dari kesulitan mendasar yang sering dihadapi seperti masalah pendanaan.

“Kita punya wakil rakyat yang di DPR RI seperti Bapak Kanang, harapanya aspirasi ini bisa terwujudkan, apalagi hingga kini kami berjalan dengan modal sendiri  yang serba pas-pasan, bahkan untuk cabor voli yang kita miliki bola dan lapanhan pun harus numpang dari klub voli non disabilitas yang perduli dengan kami,” ungkap Sunarto.

Saat ini NPCI Ngawi memiliki empat cabor yaitu, voli, taekwondo, atletik dan renang dengan total sebanyak 30 atlet. Prestasi terakhir NPCI Ngawi berhasil memperoleh 2 emas masing masing dari cabor voli dan atletik di ajang Kejuaraan Paralimpik Provinsi (Keparprov) Jawa Timur 2026 pada 18–20 September 2026 lalu.

“Dari prestasi tersebut, kami menyakini kedepanya akan lebih meningkat jika sarana prasarana dan pendanaan bisa terselesaikan masalahnya,” pungkas Sunarto sambil menggambarkan geliat NPCI Ngawi baru terlihat beberapa tahun terakhir.

Sejatinya menurut Sunarto, tentang perhatian pemerintah terhadap lembaga NPCI ini dilabuhkan ke Kejaksaan Negeri setempat terutama di seksi intelijen, namun kontribusi yang dihatapkan diduga tidak seperti yang diharapkan.

Menanggapi kesulitan para pengurus NPCI Ngawi ini, Kanang menegaskan peran negara harus hadir ditengah ditengah kesulitan mereka. Dan hal tersebut bagi Kanang tidak bisa hanya dibebankan oleh pemerintah daerah saja, namun juga harus dipikul bersama pemerintah pusat.

“Saya melihat kekurangan fisik yang ada tidak melemahkan mental para atlet ini, terlebih prestasi yang dicapai nyata adanya, maka bagi saya negara harus hadir dalam membantu sarana pra sarana, baik itu fasilitas latihan maupun tempat pertemuan,” kata Kanang.

Lebih jauh Kanang juga melihat hal yang tidak kalah penting untuk menjaga prestasi atlet disabilitas ini adalah topangan ekonomi dan kesejateraan, karena kondisi ( fisik) para atlet berbeda dengan  yang normal.

“Kehadiran negara tidak kalah pentingnya bagi saya adalah suport terhadap kehidupan ( ekonomi ) mereka yang kondisi fisiknya tidak senormal kita, negara harus memikirkan keluarga mereka apakah berupa modal dan sebagainya  ini juga untuk tetap menjaga prestasi,” lanjutnya.

“Tentang hal ini saya juga sudah berkordinasi dengan dinas sosial sekiranya ada program yang bisa diperbantukan untuk keluarga mereka sebagai bentuk respon dari negara,” pungkas politisi mantan Bupati Ngawi ini.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *