NGAWI, Resensi.co.id – Ditengah keterbatasan anggaran dampak kebijakan efisiensi pemerintahan pusat, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga kabupaten Ngawi serius mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA XV) dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA III) Jawa Timur 2026 akan diselenggarakan pada 6–11 November 2026 mendatang.
Dari 30 cabor yang dupertandingkan, sebanyak 21 cabor diselenggarakan di Ngawi, dan 9 cabor lainya sebagain besar diselenggarakan di Surabaya.
Berbagai kesiapan terutama venue telah telah disiapkan secara serius hingga dua minggu menjelang pembukaan sudah mencapai 97 persen, ini berarti tinggal tahap finishing yang akan digenjot hingga H-2 pelaksanaan.
Bahkan Dispora pada kamis kemarin, ( 22/10/2026), fokusnya mulai bergeser ke alun alun Ngawi untuk lokasi seremoni pembukaan yang akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur dan Kadispora seluruh Jawa Timur.
“Saat ini kami mendampingi Dispora Prov Jatim untuk mematangkan alun alun Ngawi sebagai tempat pembukaan Popda,” kata Kepala Disparpora Ngawi, Wiwien Purwaningsih saat ditemui di alun alun Ngawi, ( 22/19/2026).
“Nanti akan ada 38 kontingen yang akan berdevile di hadapan tribun VVIP dan masyarakat yang hadir, dimana setiap kontingen akan dibatasi 15 orang baik atlet maupun official, dan berbagai hiburan akan kami suguhkan sebagai sentuhan entertainment,”
“Opening Popda XV dan Peparpeda III tahun 2026 akan dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur, selain itu jajajaran Forkopimda Jatim dan kab.Ngawi juga turut hadir, serta seluruh Kepala Dispora kabupaten/kota seluruh Jatim,” pungkasnya.
Secara kesiapan infrastruktur saat ini sudah bisa disebut memadai, hanya tinggal masalah kordinasi keamanan dan kerjasama pihak berwenang yang akan di dilakukan dalam waktu dekat.









