Beranda / Sports / Berbalut Tensi Panas dan Persaingan Ketat, Persinga Sukses di Laga Perdana Tekuk Wamena United 1- 0

Berbalut Tensi Panas dan Persaingan Ketat, Persinga Sukses di Laga Perdana Tekuk Wamena United 1- 0

NGAWI, Resensi.co.id – Stadion Ketonggo dalam.beberapa hari kedepan bakal menjadi arena panas dalam putaran group CC Liga 4 Nasional Piala Presiden 2025/ 2026. Ada empat tim yang akan saling berhadapan dimana menariknya masing masing menjadi representasi lintas provinsi yaitu Persinga Ngawi ( Jawa Timur ), Persak Kebumen ( Jawa Tengah), Persigar Garut ( Jawa Barat ) dan Wamena United ( Papua Pegunungan ).

Sinyal tensi panas dan ketat sudah dimulai dalam match day 1 kemarin, (20/6/2026 ) dimana dua laga tersaji yaitu, Persak Kebumen melawan Persigar Garut dengan skor 0 – 2, dan Wamena United menghadapi Persinga ( 0-2).

Dalam laga Wamena United versus Persinga, saling serang  dengan tempo cepat terjadi sejak menit awal di babak pertama. Permainan berimbang membuat beberapa kesempatan lolos tanpa gol.

Di paruh babak pertama ini, tim Persinga lebih mendapat keberuntungan setelah sundulan Ridwan Ridho berhasil mengoyak gawang Wamena United di menit ke 26 merubah skor menjadi 0 -1 hingga wasit Louis Ridho ( Jakarta ) meniup peluit panjang tanda  babak pertama usai.

Memasuki babak kedua tensi panas semakin tidak terbendung dengan adanya beberapa kali takling keras dari para pemain kedua tim yang menjurus kasar hingga menimbulan keributan kecil, terlebih beberapa keputusan wasit yang dinilai kontroversial.

Namun begitu pertandingan relatif berjalan lancar dengan hanya menambah perpanjangan waktu selama 4 menit.

Panasnya laga ini juga diakui oleh pelatih kepala Persinga Slamet Riadi yang mengatakan pertandingan kali ini cukup menguras stamina dan emosional terlebih beberapa keputusan wasit berbuah protes, selain fase babak yang semakin ketat.

“Kita bersyukur dapat memenangkan pertandingan meskipun dengan situasi yang cukup berat, selain fase babak 16 besar yang semakin ketat karena semua tim membutuhkan kemenangan, juga faktor beberapa keputusan wasit yang kami nilai merugikan kedua tim,” kata Slamet menanggapi jalanya pertandingan dalam konfrensi persnya.

Namun tanggapan dari pihak Wamena United tidak dapat didapat karena baik kepala pelatih Thomas Alfa Edison Madjar maupun official lain menolak sesi konfrensi pers yang disediakan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *