Beranda / Ngawi / Daya Beli Masyarakat Merosot, Kanang Serukan Pejabat Publik Hidup Sederhana

Daya Beli Masyarakat Merosot, Kanang Serukan Pejabat Publik Hidup Sederhana

NGAWI, Resensi.co.id – Sorotan akan kemrosotan daya beli masyarakat atas kondisi ekonomi juga menjadi isu masyarakat di desa Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, saat bertatap muka secara langsung dengan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII ini dengan menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk meringankan beban masyarakat saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di desa ini.

“Situasi saat ini memang harus kita antisipasi. Negara harus hadir, dalam artian bagaimana meringankan beban masyarakat,” ujar Kanang, (21/6/2026).

Menurutnya, kenaikan harga sembako tidak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung terhadap daya beli, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kalau harga sembako melambung, yang paling terdampak adalah dapur rakyat kecil,” katanya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu mendorong pemerintah untuk kembali menggencarkan operasi pasar guna menstabilkan harga kebutuhan pokok.

“Terutama beras agar tidak naik, karena stabilisatornya pemerintah melalui Bulog. Termasuk minyak goreng dan gula, negara harus hadir,” tegasnya.

Kanang menilai, gejolak harga pangan saat ini tidak terlepas dari dinamika geopolitik global yang turut memengaruhi kondisi ekonomi nasional, termasuk tekanan terhadap APBN.

“Kalau kebutuhan pokok bisa dijaga tetap stabil, gejolak di masyarakat juga bisa diredam,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan para pejabat publik, termasuk kepala daerah, untuk menerapkan gaya hidup sederhana sebagai bentuk empati terhadap kondisi masyarakat.

“Saya selalu mengingatkan agar pejabat publik hidup sederhana. Tunjukkan solidaritas kepada masyarakat, itu yang paling penting,” tandasnya.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut diikuti puluhan warga Desa Banyubiru. Dalam kesempatan itu, Kanang juga berdialog dengan masyarakat terkait kondisi ekonomi dan tantangan yang dihadapi saat ini.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *