NGAWI, Resensi.co.id – Salah satu korban meninggal dalam kecelakaan Kereta Api Argo Bromo dan KRL di Bekasi, Senin ( 26/4/2026), dimakamkan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu malam, (29/4/2026).
Korban bernama Mia Citra Rumaisya, 25 tahun, warga Tambun, Bekasi. Ia dimakamkan di kampung halaman orang tuanya di Desa Tambakboyo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi. Jenazah korban tiba di rumah duka menggunakan ambulans dari RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, dan disambut keluarga serta warga setempat.
Mia merupakan anak kedua dari pasangan Muhammad Hamid dan Harmimah Wati tersebut sempat menjalani perawatan intensif selama satu hari di rumah sakit akibat luka berat dan patah tulang pada bagian kaki.
Saat kejadian, korban tengah dalam perjalanan pulang kerja, dari Pulo Gadung Jakarta Timur sebagai seorang karyawan swasta.
Ia terjepit di dalam gerbong selama sekitar 10 jam sejak kecelakaan terjadi pada Senin malam, dan baru berhasil dievakuasi pada Selasa pagi.
“Anak saya dievakuasi setelah beberpa korban lainya berhasil dikeluarkan dari gerbong khusis wanita tersebut, dan itu hampir 10 jam,” kata Hamid yang turut mendampingi selama proses evakuasi.
Usai berhasil dievakuasi, Mia pun di rawat di RSUD kota Bekasi dengan kondisi kaki membiru selama hampir 24 jam hingga akhirnya meninggal dunia pada Rabu pagi.
Hamid mengaku sudah ihklas dan menerima sebagai musibah, ia bahkan berterima kasih kepada semua pihak terutama tim evakuasi yang bekerja tanpa henti dalam tragedi kecelakaan ini.
“Kami sudah ihklas dan mengucapkan terima kasih kepada tim evakuasi yang berusaha keras dalam musibah ini,” pungkas Hamid usai memakamkan anaknya yang lulusan IPB tersebut.










