Beranda / Ngawi / Tri Wulan Pertama 2026, Terungkap 98 Kasus Demam Berdarah di Ngawi, Dua Orang Meninggal Dunia

Tri Wulan Pertama 2026, Terungkap 98 Kasus Demam Berdarah di Ngawi, Dua Orang Meninggal Dunia

NGAWI, resensi.co.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi merespon laporan warga Madiasri desa Jururejo Kecamatan Ngawi setelah 3 orang warganya terjangkit demam berdarah dengue selama satu minggu terakhir, dengan melakukan foging di wilayah tersebut, Selasa, ( 6/4/2026).

Kegiatan foging dilakukan selama dua tahap dalam jeda tiga hari untuk memastikan keberadaan nyamuk aedes aegyti bisa terbasmi di seluruh wilayah Madiasri.

Dinas Kesehatan Ngawi merilis selama tri wulan pertama tahun 2026 ini, tercatat 98 kasus demam berdarah yang menyebabkan dua orang meninggal dunia.

“Dalam tri wulan pertama tahun ini ( Januari – Maret ), kami mencatat sebanyak 98 kasus demam berdarah, dimana dua orang meninggal, terakhir dua orang dirawat di rumah sakit,” kata Funsional Pengelola Program Penyakit Menular Vektor Dinas Kesehatan Ngawi, Anang Ristanto, ( 6/4/2026).

“Apa yang kita lakukan ( foging ) ini sebagai bentuk membasmi penyebaran nyamuk aedes ageypti terutama di lokasi yang dilaporkan ada korban,” lanjut Anang.

Diakui oleh Anang kondisi cuaca saat ini rentan terhadap menyebarnya jentik yang dibawa oleh nyamuk ini, karenanya ia berharap agar masyarakan selalu waspada dengan terus menjaga kebersihan dilingkungan rumah.

“Kami harap masyarakat selalu menjaga lingkungan untuk pemberantasan sarang nyamuk ( PSN ) terutama tempat yang memungkinkan menjadi kantong air dimana nyamuk bersarang,” pungkas Anang.

A.M.Mustofa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *