NGAWI, resensi.co.id – Sebuah ledakan terjadi di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi atau SPPG di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Akibat kejadian ini, satu orang karyawan mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Aktivitas karyawan SPPG di Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, terekam kamera pengawas sebelum ledakan terjadi.
Dalam rekaman CCTV, suasana dapur masih terlihat normal sebelum tiba-tiba terjadi ledakan hebat.
Pada rekaman lainnya, kuatnya ledakan merobohkan dinding semi permanen bangunan. Dua orang karyawan terlihat berlarian menyelamatkan diri dari titik ledakan.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu malam ini sempat memicu kepanikan di lokasi kejadian. Satu orang karyawan bernama Angga Tohari, 28 tahun, mengalami luka bakar sekitar 30 persen dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis dan dirawat di RS Widodo Ngawi.
Petugas dari Polsek Ngawi yang pertama tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan olah TKP bersama Satreskrim Polres Ngawi.
Dari hasil sementara, ledakan diduga dipicu kebocoran saluran tabung gas pada ketel pengering.
“Dugaan sementara penyebab ledakan berasal dari kebocoran tabung gas pada unit ketel pengering alat.” kata Kapolsek Ngawi Kota, AKP Jaiz Bintoro, Kamis, ( 9/4/2026).
Pasca kejadian, operasional SPPG dihentikan sementara untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami penyebab pasti ledakan dan mengimbau pengelola untuk meningkatkan standar keselamatan kerja.
Belum ada pihak dari SPPG memberi tanggapan tentang peristiwa ini. Hanya petugas keamanan yang berjaga yang menemui wartawan saat mencari konfirmasi. Mereka menyebut pimpinan tidak berada ditempat.










